Pastor Clemens Selalu Memikirkan Masa Depan

Misa peringatan setahun meninggalnya pendiri Oasis Lestari dilakukan secara konselebrasi tetapi dengan jumlah umat yang terbatas.

OLEH ANTON SUMARJANA

PERINGATAN SETAHUN MENINGGALNYA PASTOR CLEMENS SCHREURS CICM

Setahun meninggalnya pendiri Pelayanan Kedukaan Terpadu Oasis Lestari di Jatake, Jatiuwung, Tangerang, yaitu Pastor Clemens Schreurs CICM dirayakan di Auditorium Kolumbarium Oasis, pada Jumat 18/9, dengan misa secara konselebrasi. Konselebran utama Kepala Paroki St Bernadeth Ciledug, Lamche Lamarudut Sihotmbing CICM, didampingi lima imam CICM dan seorang imam Tarekat Keluarga Kudus (MSF). Foto Anton Sumarjana/Thetungkem.Com

Hari ini dia datang dan tersenyum. “Saya masih hidup dan saya melihat kebaikan-kebaikan Anda untuk saya,” tutur Pastor Mateus Pawai CICM, pastor rekan di Paroki Santa Bernadet Ciledug.

Pastor Mateus seolah menirukan ucapan Pastor Clemens Scheurs CICM, misionaris asal Belgia yang meninggal di bumi junjungannya Indonesia pada Rabu 18 September 2019 di RS Sint Carolus, Jakarta Pusat.

PASTOR CLEMENS SCHREURS CICM

Pendiri PT Danita yang mengelola Pelayanan Kedukaan Terpadu Oasis Lestari di Jatake , Jatiuwung, Kota Tangerang ini menurut Pastor Mateus, selalu memikirkan masa depan, bukan hari ini. “Apa yang kamu buat akan dikenali terus menerus,” lanjut khotbah Pastor Mateus.

Imam tarekat CICM asal Toraja ini menceritakan pengalamannya berbagi cincin dengan konfraternya itu. Ia berkisah pernah memberi cincin kecil berbahan perak, sebagai pengganti cincin berbatu akik yang semula diingini Pastor Clemens yang bertugas di Paroki Rantepao Tanah Toraja pada 1959-1961.

“Setiap kali bertemu saya melihat beliau memakai cincin itu dan lalu bercerita,” ujar Pastor Mateus.

Lebih lanjut Pastor Mateus menegaskan bahwa Pastor Clemens Scheurs CICM merupakan sosok yang sangat mencintai Indonesia, walaupun bukan tanah kelahirannya. “Beliau merupakan pribadi yang ramah dan sangat mencintai karya dan tanah misinya,” tegasnya.

MISA DENGAN UMAT TERBATAS

Misa Konselebrasi dengan umat terbatas dengan menjalankan protokol kesehatan, jaga jarak dan pakai masker. Foto Anton Sumarjana/Thetungkem.Com

Salah satu wujud rasa cinta Pastor Clemens itu adalah berdirinya Oasis Lestari, walaupun pada awalnya banyak yang menentang, tetapi Pastor Clemens bersikeras jalan terus, karena kecintaanya pnda misi.

Misa Peringatan setahun meninggalnya Pastor Clemens Scheurs CICM berlangsung di Auditorium Kolumbarium Oasis, pada Jumat 18/9 pukul 10.30 -11.30. Misa yang diikuti umat secara terbatas ini dipersembahkan oleh tujuh imam secara konselebrans. Para pastor yang memimpin misa itu adalah Pastor Lamche Lamarudut Sihombing CICM, Kepala Paroki St Bernadet Ciledug sebagai konselebran utama.   

Pendamping adalah Pastor Cosmas Mallisa CICM, Pastor Ananias Dundu CICM, Pastor Kaitanus Saleky CICM, Pastor Mateus Pawai CICM, Pastor Yeremias Lakonawa CICM, dan Pastor Petrus Yuwono MSF.

SEBAGIAN PIMPINAN DAN STAF OASIS LESTARI

Sebagian pimpinan dan staf PT Danita Oasis Lestari dalam satu kesempatan usai misa streaming untuk mendoakan mereka yang telah meninggal dunia. Misa dipersembahkan oleh Komisaris Utama PT Danita Oasis Lestari Pastor Royke Djakarya Pr, Sabtu 5/9 di Auditorium Kolumbarium Oasis. Foto: Anton Sumarjana/Thetungkem.Com

Pastor Clemens Scheurs CICM, lahir di Zutendall, Limburg, Belgia, 10 Januari 1931 dan ditahbiskan sebagai imam pada 5 Agustus 1956 adalah pendiri PT Danita Oasis Lestari, yang berdiri pada 2005. Oasis Lestari menyelenggarakan pelayanan kedukaan terpadu melalui Unit Mortuarium atau Rumah Duka, Krematorium dan Kolumbarium atau Rumah Abu.

Penulis ; Anton Sumarjana/TT. Com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *